Rabu, 15 Desember 2010

Anti makan masakan daging sapi, terungkap asal muasalnya dengan Hypnotherapy

Assalaamu'alaikum wr.wb.

Sidang Pembaca yang berkelimpahan,
Alhamdulillah, setelah lama tidak menyentuh keyboard komputer untuk menulis di blog ini, akhirnya ada cerita yang insya Allah dapat diambil manfaatnya bagi siapapun yang membutuhkannya.

Dalam sebuah perjalanan ke kota Karawang, kami menjumpai seorang klien yang merupakan karyawan dari seorang Pemilik salah satu percetakan terbesar di Karawang. Beliau ini seorang ibu muda yang menurut pengakuan Beliau tidak suka memakan masakan yang terbuat dari daging sapi, dalam bentuk apapun. Hal ini menyebabkan kondisi tubuh Beliau sering drop dan jatuh sakit.

Padahal menurut atasannya, etos kerja Beliau sangat bagus. Sehingga kondisi fisik yang demikian itu menjadi pertimbangan tersendiri dalam perjalanan karir Beliau.

Setelah dilakukan intake interview dan menanyakan apakah nyaman untuk Beliau melakukan Hypnotherapy sekarang bersama saya, Beliau menjawab "Iya". Maka kami segera mencari tempat terapi di kantor tersebut.

Seperti biasa, untuk melancarkan dan membiarkan terjadinya regenerasi sel-sel dalam tubuh Beliau, kami melakukan relaksasi progresif dengan deepening berupa Private Place. Ternyata ketika relaksasi baru sampai pada punggung dan tangan, Beliau sudah mengalami Abreaction ringan berupa menangis sesenggukan yang agak keras.

Akhirnya kami langsung secepatnya membawa Beliau ke keadaan Deep Trance untuk sesegera mungkin dilakukan Reframing Therapy bahkan kalau perlu Forgiveness Therapy. Dan ternyata dalam perjalanan waktu di alam bawah sadarnya, ditemukan perasaan yang bertentangan antara menurut kepada perintah orang tua untuk menikah dengan pilihan orang tuanya, atau menolaknya.

Dan salah satu gejala penolakan (bentuk protes) dalam menunjukkan Unconsciously Uncomfortable adalah menarik perhatian dan simpati suami serta orang tua dengan menolak makan masakan yang terbuat dari daging sapi, sehingga membuat Beliau lemah secara fisik dan cenderung sakit-sakitan.

Alhamdulillah, dengan dilakukan Reframing dan Direct Suggestion Beliau tampak lebih lega dan puas karena sudah sedikit banyak menumpahkan ganjalan di hatinya. Beliau sadar kembali dengan senyuman tersungging dan ucapan terimakasih. Dan kami pun turut berterimakasih dan mengucapkan Alhamdulillah karena diberi kesempatan melihat sendiri fenomena dan dampak dari sebagian kecil ilmu Allah.

Doa kami kepada Ibu tersebut, semoga dikaruniai keberlimpahan rasa syukur, sabar dan ikhlas....Amien.

Wassalaamu'alaikum wr.wb.