Selasa, 01 November 2011

Percaya Diri yang Melenakan (dari kisah Avatar, The Last Airbender)

Assalaamu'alaikum wa Rahmatullaahi wa Barakaatuh

Sidang Pembaca yang Berkelimpahan,

Ketika segala kemampuan dan keunggulan kita mendapatkan pengakuan dari banyak pihak, maka sesungguhnya kita telah mendapatkan "Labelling" positif yang merupakan sugesti untuk Pikiran Bawah Sadar kita.

Sehingga semakin percaya dirilah kita, yang RASA PD tersebut menyebar ke seluruh sel di tubuh kita. Selanjutnya Vibrasi RASA PD tersebut terpancar keluar tubuh kita dan, sesuai Hukum Fisika Quantum, akan menarik vibrasi yang sama sehingga kita akan menarik lebih banyak pengakuan dan pujian dari banyak pihak.

Bukankah itu bagus? O iya, pada tahap ini sudah cukup bagus. 

Terus apa selanjutnya? Good question..!! Karena justru awareness (kewaspadaan) kita terhadap kejadian selanjutnyalah yang penting.

Teringat akan sebuah kisah Film Kartun "Avatar The Last Airbender".

Dikisahkan bahwa Kerajaan Api yang dipimpin oleh seorang Raja Api bernama Ozai berusaha menguasai seluruh dunia, yang terdiri dari 3 suku yang lain, yaitu Suku Pengendali Air, Suku Pengelana Udara, dan Bangsa Pengendali Bumi.

Peperangan telah berlangsung selama kurang lebih 100 tahun, dan yang bisa menghentikan hanyalah Sang Pengendali 4 Elemen yang telah menghilang selama 100 tahun, yaitu Sang Avatar.

Pada mulanya, 4 Bangsa Pengendali (Air, Api, Udara, Bumi) hidup dalam kedamaian. Namun ketika Negara Api mulai banyak melahirkan penemuan alat-alat canggih yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari, seluruh bangsa semakin mengakui keunggulan dan kecanggihan serta kemanfaatan alat-alat tersebut.

Nah, inilah awal dari peperangan tersebut.........Kok bisa?

Ya, karena di puncak sanjungan dan pengakuan tersebut, Negara Api yang pada waktu itu dipimpin seorang Raja Ambisius bernama Sozin, mulai timbul ide yang sangat PERCAYA DIRI. Yaitu ingin membuat bangsa-bangsa lain merasakan kesejahteraan yang juga dirasakan oleh Negara Api, akibat dari penemuan-penemuannya. Namun kenyataan yang terjadi adalah PENJAJAHAN....!!!

Bagaimana alurnya sehingga dari PERCAYA DIRI berubah menjadi PEMBATASAN KEMERDEKAAN terhadap bangsa lain?

Karena Negara Api berpendapat, "Bergabung saja dengan Negara Api, negara yang sudah diakui bisa menciptakan alat2 canggih untuk kesejahteraan penduduknya". Dan ketika bangsa lain mengatakan, "Maaf, saya tidak mau bergabung". Maka dinyatakan PERANG....!!

Sabda Rasulullah Muhammad Shalallaahu 'Alaihi Wassalam, "Salah satu tanda kesombongan adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain".

Semoga ini menjadi renungan kita bersama (dan saya terutama) dalam menyikapi PENGAKUAN dan PUJIAN orang yang datang kepada kita. 

Karena di satu sisi bisa kita manfaatkan dengan meng-Amplify-nya sehingga membuat kita makin PERCAYA DIRI, namun di sisi lain kita perlu waspada agar PERCAYA DIRI tidak berganti menjadi keSOMBONGan yang menghancurkan, bagaikan hancurnya kayu oleh api.

Wallahu a'lam bishshowwab.....

Wassalaamu'alaikum wa Rahmatullaahi wa Barakaatuh  

Tidak ada komentar: