Sidang Pembaca yang Berkelimpahan,
Dalam sebuah seminar tentang Releasing Therapy yang mengundang saya sebagai Pembicara, salah seorang peserta bertanya tentang seberapa besar pengaruh kata-kata seorang Guru terhadap keyakinan murid-muridnya.
Ya, tidak hanya Guru saja yang kata-katanya berpengaruh terhadap muridnya, namun juga setiap orang yang mengatakan sesuatu (mensugestikan sesuatu) kepada orang lain yang memiliki otoritas LEBIH RENDAH dibanding dirinya. Contoh, Dosen kepada mahasiswanya, Dokter kepada pasiennya, Psikolog kepada Kliennya, Kyai kepada santrinya, Jenderal kepada prajuritnya, Atasan kepada bawahannya maupun Upline kepada Downlinenya (dalam dunia MLM).
Bahkan seseorang yang lebih muda usianya tetapi diperlakukan sebagai yang "DITUAKAN" atau "DIANDALKAN" akan menjadi memiliki otoritas yang relatif tinggi dibanding yang menuakan/mengandalkannya.
Contoh, seorang yang berusia 25 tahun yang ditunjuk sebagai walikota, maka segala pembicaraanya menjadi SUGESTI yang berpengaruh terhadap orang-orang dibawahnya, walaupun orang-orang tersebut berusia lebih senior dibanding Sang Walikota.
Sehingga, sangat disarankan agar para Pemegang Otoritas ini berlaku bijak dalam berkata-kata. Lebih banyak menyamankan orang-orang yang berada dibawah otoritasnya dibandingkan.
Timbul pertanyaan, "Lalu bagaimana kita bisa menyampaikan sebuah kritikan/masukan tanpa membuat orang-orang dibawah kita merasa kurang nyaman?"
Good question.....:) (karena tanpa pertanyaan ini, maka gak ada tulisan ini....hehehe.....)
Triknya adalah........
Siaaaapp........
Tekniknya adalah dengan Teknik FEED BACK SANDWICH.........!! (Cara bacanya dengan logat ala Doraemon...:)
Sandwich kan ada 2 roti yang ditengah-tengahnya berisi daging/sayur/telur. Nah, Rotinya adalah pujian dan dagingnya adalah masukannya.
Jadi urut-urutannya sebagai berikut :
1. Berikan pujian yang memang layak diberikan kepada orang yang akan kita berikan masukan.
2. Berikan masukan dengan menggunakan kata-kata :" Yang perlu ditingkatkan adalah...."
3. Kemudian baru ditutup dengan pujian secara umum.
Contoh :
"Saya amati Bapak telah menjalankan setiap tugas dengan sempurna, tepat waktu, dan sangat bertanggung jawab (pujian ini disampaikan sesuai dengan prestasi yang memang nampak), DAN YANG PERLU DITINGKATKAN adalah agar Bapak datang ke kantor lebih tepat waktu, selebihnya SAYA BANGGA dengan Bapak."
Sampaikan Feed Back Sandwich ini dalam durasi sekitar 5 menitan atau kurang sehingga secara bawah sadar sang Bapak lebih menangkap pujiannya sedang masukannya akan langsung masuk ke bawah sadar, sehingga kemungkinan perubahannya lebih permanen dan tidak terasa (refleks).
Demikian semoga bermanfaat.
Wassalaamu'alaikum wa Rahmatullaahi wa Barakaatuh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar